Skip to main content

Unexpected

"Maybe you will say I am a dreamer of something that won't happen to me." I said to Laura, my best friend, who always mock me with my bad habit. Imagining.
"I should say that. Evertime you tell me about the story you expect. Please, decrease that habit." She rolled her eyes. I knew that she was probably bored with my story.
"You know what, George will appear at my house one day to ask me an apology." I said to her again, now it was more brave and I almost shouted.
"You wish." She said and continued to sip her coffee we bought before heading to our campus. I suddenly saw someone pass besides our table in the canteen.
"Oh my God. That was Andrew! You see that?" Laura almost shouted. I immediately closed her mouth.
"Oh Clara, come on! It's your crush! You never expect to meet him. Oh you see, oh he is coming back to..." Laura's eyes became wide. And Andrew was coming to us.
"Clara! I've been looking for you." Andrew said as he arrived at our table. I got nothing to say, I just smiled awkwardly.
"Clara?" Andrew showed his confused face.
"Yesss... What can I do for you?" I said finally.
"We need you to help our class make an event for this summer. Would you like to go for meeting this Saturday?" He asked me concernedly. He asked me for his project? I couldn't believe this. Laura smiled at me. She knew my heart was beating so hard now. What should I say? Say yes?
"Yes." Yes, who doesn't want to be around Andrew, the handsome guy for me in this campus?
"Thanks!" He remarked and permitted to go.
 "Oh God!" Laura shouted after that. Yes, I never expected that I could meet Andrew. Andrew is also my crush, but I never saw his sign that he liked me to or not. We had ever been in one project, so we knew each other in that event, but after that we never talked closely. Now, I realized that the thing we always want to happen, sometimes it's only a hope, but the things we never imagine or want, probably will come for us and it will always makes us happy. 

Comments

Popular posts from this blog

House of Tales Karya Jostein Gaarder: Kisah Cinta dalam Novel Tipis, Padat Isi

Dan aku menyadari bahwa aku tidak hanya menulis untuk diri sendiri, tidak pula hanya untuk para kerabat dan sobat dekat. Aku bisa memelopori sebuah gagasan demi kepentingan seluruh umat manusia. House of Tales  atau kalau diartikan dalam bahasa Indonesia sebagai Rumah Dongeng, memang menggambarkan sekali isi novel karya Jostein Gaarder ini. Novelnya yang menggunakan sudut pandang orang pertama yang menceritakan kisah hidup sang tokoh utama. Novel-novel Jostein Gaarder yang satu ini juga khas akan petualangan dan pemandangan alam dari negara kelahirannya atau dari negara-negara di Eropa. House of Tale diterbitkan pada tahun 2018, dan diterjemahkan serta diterbitkan oleh penerbit Mizan pada tahun 2019. Manusia sering kali menempuh jalan berbelit-belit sebelum saling berhubungan secara langsung. Tak banyak jiwa yang dianugerahi kemampuan untuk bisa lugas tanpa basa-basi: "Hai kamu! Kita kenalan, yuk!" Tokoh utama, Albert, tak sangka dapat memberikan rasa pada se...

OneRepublic FF Part 1

COLORADO IN THE MORNING Rose’s “Huuaaaahhhh” bangunlah aku dari tidurku yang cukup lama ini. Hari ini sudah dua hari aku di Denver, Colorado setelah berpindah dari San Fransisco. Aku cukup lelah, masih lelah dengan semuanya. Tubuhku, hatiku dan semuanya. Ayahku bilang janganlah kau memikirkan terus masalah yang terjadi pada keluarga kita, ini bukanlah masalah, ini adalah ujian. Ujian, ya mungkin memang Dad bisa menangani semuanya, tapi aku ? Apa yang aku harus lakukan dengan hidupku dan hatiku. Akhirnya aku memutuskan untuk hijrah ke Denver Colorado, mencari apa yang aku inginkan. Aku hanyalah lulusan Senior High School yang tidak terlalu terkenal di San Fransisco. Jujur saja, memikirkan San Fransisco hanya membuatku sedih. Aku dan Mom, kita sudah berpisah, dan pastinya tidak akan pernah bertemu lagi, untuk SELAMANYA. Mungkin tulisannya perlu di perbesar atau di garis bawahi ya. Rencanaku hari ini adalah pergi ke toko buku, mencari Koran terbaru, mencari pekerjaan baru, dan ...

OneRepublic FF Part 3

LOOKING FOR A NEW JOB Brent’s “I would runaway…. I would runaway with you..” Lagu Runaway dari The Corrs mengalun indah yang diputar di salah satu radio di Denver. Aku suka sekali lagu ini. Terkadang aku berpikir, bisakah aku bisa lari dengan seseorang yang aku cintai nantinya. Berlari membangun cinta kami yang bersatu, menjalani semuanya secara bahagia. “Hey Brent, jangan bengong saja kau, cepatlah mengemas barang – barangmu kita harus ke bandara untuk terbang ke London.” Ujar Drew mengangetkanku. “Iya sebentar, sabar sedikit, aku sedang menikmati lagu ini.” Ujarku sambil menenangkan Drew. “Tapi kan kau bisa mendownloadnya nanti.” Ujar Ryan sambil memberi sebuah map. Map itu berisi beberapa surat dan lirik yang dibuat Ryan. “Kita akan mengedit lagu – lagu tadi untuk album Native. Jangan lupa bawa peralatan yang aku bilang semalam.” Ujarnya padaku. “Siap.” Ujarku singkat. Pengepakan selesai. Aku menutup tas koperku. Cukup penuh. Aku saja sampai bingung semua ini bisa penuh, ...